Showing posts with label PB Award. Show all posts
Showing posts with label PB Award. Show all posts

Wednesday, May 15, 2013

Menghayati Cinta dan Kebahagiaan Melalui Meditasi

Cinta dan kebahagiaan. Siapa pun pasti merindukan saat-saat dicintai dan berbahagia dalam kehidupan ini. Namun, sangat disayangkan, semakin banyak orang yang kesulitan merasakan keberadaan cinta dan kebahagiaan tersebut dalam hidup mereka. Tuntutan hidup yang tinggi, kesibukan yang seolah tanpa jeda, jalanan macet, keluarga, dan lingkungan yang tidak mendukung. Semua itu membuat pikiran dan hati menjadi pengap dan pepat, tak ubahnya seperti rumah tanpa jendela.

Namun demikian, bukan berarti kondisi tersebut tidak dapat diatasi. Adjie Silarus, Meditator yang mengkhususkan diri pada teknik meditasi Sejenak Hening ini, mengatakan, “Kita sebenarnya bisa menghapus beban tersebut, dengan cara mengakui dan menerima bahwa hati dan pikiran kita memang sedang dalam keadaan kalut.”
Menerima keadaan diri apa adanya, adalah jendela pertama untuk membantu mengalirkan kelegaan pada diri sendiri. Sebab, jika seseorang mengingkari kenyataan tersebut dan berusaha menekannya dalam-dalam, maka yang terjadi justru sebaliknya. Stres, ketidakbahagiaan, atau rasa sakit yang akan muncul ke permukaan.

“Stres, merasa kehilangan cinta, dan tidak mampu merasakan kebahagiaan, sebenarnya adalah sinyal dari tubuh untuk memberitahu kita, bahwa ada hal yang perlu kita bersihkan. Bisa dari pikiran, bisa pula dari hati. Karena itu, dengarkanlah sinyal tersebut. Sisihkan waktu untuk sejenak memberi kesempatan pada diri sendiri guna menerima segala kabar yang disampaikan oleh tubuh kita,” ujar Adjie.

Penerimaan terhadap setiap hal, baik ataupun buruk, adalah kunci untuk kembali mendapatkan kebahagiaan dan cinta yang didambakan. Menurut Adjie, pada saat seseorang sudah mampu menerima apapun yang dia alami dalam hidup, maka pikiran dan hatinya akan tergerak untuk mencari jalan keluar. Ibarat sebuah bendungan yang tersumbat, ketika penghambatnya disingkirkan, maka air akan kembali mengalir dengan lancar.

“Kita tidak memerlukan waktu terlalu lama untuk mengembalikan kesadaran terhadap makna penerimaan diri. Cukup sisihkan waktu barang satu menit, atur posisi duduk Anda, tegakkan posisi punggung, dan mulailah mengatur pernapasan. Lepaskan keinginan untuk melawan, dan biarkan tubuh serta pikiran Anda rileks sejenak. Inilah yang disebut Meditasi, yakni sebuah cara untuk membantu kita menyadari dan menerima diri sendiri apa adanya,” ujar Adjie.

Teknik meditasi secara ilmiah terbukti membantu meningkatkan aktivitas otak yang mengarah pada munculnya perasaan sayang dan kesadaran diri, serta mengurangi laju aktivitas bagian otak yang berhubungan dengan munculnya rasa stres; seperti yang dilansir oleh tim peneliti dari Massachussets General Hospital. Sebanyak 16 partisipan diminta melakukan meditasi selama delapan minggu, dan kemudian direkam aktivitas otaknya.

“Meditasi sudah digunakan orang sejak lama untuk membantu menyeimbangkan diri. Namun kemudian banyak yang salah kaprah, mengira bahwa ini hanya khusus untuk agama tertentu. Padahal sebenarnya tidak demikian. Meditasi bisa dipelajari dan dilakukan oleh siapapun,” ujar Adjie Silarus.

Personal Branding Agency, Indscript Creative Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Media Digital dan Improvisasi Pendidikan di Indonesia

Pernahkah terbayang dalam benak, jika suatu saat penggunaan media digital dalam proses belajar-mengajar, berkembang lebih jauh daripada sekedar sebagai alat bantu mengajar? Media digital memiliki kelenturan nyaris tak terbatas. Penggunaannya bisa dirancang sedemikian rupa sesuai dengan tujuan serta kreativitas pemakainya. Untuk dunia pendidikan, media seperti ini adalah aset yang sangat berharga. Terutama karena pendidikan ditujukan untuk menghasilkan SDM berkualitas.

Menurut Razi Thalib, CEO dari Bridges & Balloons Digital Agency, pendidikan adalah salah satu kunci untuk menghasilkan sebuah masyarakat yang memiliki standar tinggi dalam suatu pencapaian. “Masyarakat seperti itu yang akan membentuk kultur baru yang lebih sophisticated. Sebuah kultur yang menghendaki kualitas terbaik dalam segala hal; baik itu dalam hal bisnis, pemerintahan, maupun penyediaan layanan masyarakat,” ujarnya.
Pria kelahiran tahun 1980 ini mengatakan lebih lanjut, bahwa media digital dapat dikembangkan menjadi sarana untuk mempermudah manajemen sekolah. Misalnya, sekolah dapat merancang sistem digital yang memungkinkan siswa dan guru mengisi buku absen secara online; yang digabung dengan sistem pengecekan, agar orangtua bisa tahu apakah anaknya bolos atau tidak. Atau misalnya, sekolah menyediakan sistem akses yang membuat siswa dan orangtua bisa mendapatkan catatan rapor dan aktifivas mereka setiap saat tanpa harus datang ke sekolah dan menjalani prosedur rumit.

“Itu akan menghemat banyak waktu serta praktis dalam hal manajemennya. Juga memudahkan pihak sekolah maupun orangtua untuk segera mengambil langkah jika menemukan ada kecenderungan prestasi siswa menurun, atau ada masalah lain yang mengganggu interaksi mereka di sekolah,” ungkap Razi, yang menjadikan utak-atik media digital sebagai salah satu hal yang sangat digemarinya.

Sekolah juga dapat mengembangkan media digital sebagai sarana menumbuhkan sikap kritis serta memperluas akses informasi dan ilmu pengetahuan bagi siswanya. “Sekarang ini, hampir setiap siswa boleh dibilang dapat menggunakan internet. Namun apakah itu sudah dibarengi dengan tumbuhnya sikap kritis atau pengetahuan tentang bagaimana mengolah informasi? Saya yakin belum sepenuhnya ke arah situ,” ujar Razi lagi.

Para birokrat, guru, dan orangtua perlu mulai memberi ruang yang cukup bagi siswa. Sebab selama ini, ada kecenderungan para pengambil kebijakan dan pelaksana masih berusaha mempertahankan status quo; dengan menghambat akses informasi atau mengangkat orang-orang yang kualifikasinya dipertanyakan. Juga masih lazim terjadi, mereka tidak memperkenankan adanya kritik yang muncul dari siswa dan menutup pintu dialog. Padahal justru kedua hal itu sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

“Mau tidak mau, dengan berkembangnya dunia digital serta kemudahan akses internet, siswa akan mendapatkan apapun yang mereka mau; termasuk jenis informasi yang destruktif. Jadi, mereka perlu mendapat input tentang itu dari pihak sekolah dan orangtua. Bukalah kesempatan seluasnya bagi siswa untuk bertanya, mencoba, dan mengembangkan kemampuan nalarnya. Jelaskan dengan logika dan standar moral secara umum; serta hindari reaksi yang dogmatis, seperti melarang tanpa penjelasan tuntas. Gunakan media digital untuk mempermudah proses belajar-mengajar, dan membantu siswa mendapatkan informasi yang relevan serta melakukan riset untuk tugas sekolah mereka,” ujar Razi.

Mengapa Indonesia Harus Peduli Media Digital?

Indonesia termasuk negara dengan pengguna media digital yang cukup signifikan. Sebut saja dari segi jumlah pengguna media sosial seperti Facebook dan Twitter. Menurut SocialBakers, situs yang mengkhususkan diri untuk soal statistik media sosial, Indonesia menempati peringkat ke-4 di dunia, dengan prosentase pengguna aktif mencapai hampir 20 persen dari total populasi. Sedangkan untuk jumlah pengguna Twitter, Forbes (The World’s Most Active Twitter City? You Won’t Guess It, 30/12/2012) sudah menobatkan Jakarta dan Bandung sebagai kota dengan pengguna Twitter terbesar nomor satu dan enam di dunia.

Semua itu dimungkinkan berkat kemudahan akses internet dan teknologi digital lainnya, serta karakter masyarakat Indonesia yang cenderung sosial dan komunal. Dan dengan angka pengguna sarana digital sebesar itu, seharusnya perkembangan media digital di negara ini melesat cepat. Namun kenyataannya, media digital belum banyak dimanfaatkan untuk keperluan di luar ajang sosialisasi. Lembaga-lembaga penyedia layanan masyarakat, pendidikan, industri, dan bisnis, hampir bisa dibilang semuanya belum melek media digital.

“Salah satu penyebab utamanya adalah cara berpikir masyarakat yang belum banyak beranjak dari segi fungsi. Mereka lebih sering berpikir untuk sekadar menggunakan, meniru, atau mengikuti tren, tanpa mengeksplorasi penggunaan media digital lebih jauh,” ujar Razi Thalib, CEO Bridges and Balloons Digital Agency ini.

Menurut Razi, media digital seharusnya sudah difungsikan lebih jauh, misalnya untuk menyebarkan konten yang menjalin loyalitas, menghemat waktu, dan memberikan solusi untuk keperluan sehari-hari. “Sayang sekali jika kita hanya berhenti sekedar sebagai konsumen, tanpa memanfaatkan akses dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital untuk berkarya. Padahal potensi yang dimiliki negara ini sangat besar,” urai Razi lagi.

Penggunaan media digital oleh para pelaku bisnis saat ini kebanyakan hanya berhenti pada target sekadar untuk meraup jumlah pengunjung sebanyak mungkin. Jarang ada pemikiran lebih jauh, misalnya menggunakan desain dan konsep interaksi untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli setia.
“Misalnya Anda punya produk berupa cokelat. Yang layak Anda lakukan selain menjualnya, adalah mengedukasi konsumen tentang produk itu. Bagaimana mengenali cokelat berkualitas tinggi, dari penampilan, aroma, dan rasanya. Lalu informasikan tentang konsep Fair-Trade, di mana para petani bisa menjual hasil kebun cokelat mereka dengan harga layak dan tidak dipermainkan oleh pasar. Ciptakan sebuah kesadaran, bahwa ada sisi lain dari bisnis Anda yang menyentuh aspek kemanusiaan atau lingkungan. Juga gambarkan mengapa sangat penting bagi konsumen untuk mendukung perusahaan yang memiliki idealisme, dan tidak semata-mata berbisnis,” ujar Razi.

Menurut Razi Thalib, kini sudah saatnya para pengguna media digital di Indonesia mengoptimalkan teknologi ini dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak lagi sekadar sebagai pemakai, namun juga menggunakannya sebagai media untuk mengedukasi masyarakat, merubah cara berpikir, memberikan solusi, serta mendorong mereka ke arah perubahan yang lebih baik.

Cerdas yang Menular

Di dunia ini, kita mengenal adanya manusia yang cerdas. Juga, ada manusia yang dianggap tidak memiliki pemikiran yang cerdas atau lambat berpikir. Jumlah manusia yang memiliki pemikiran yang cerdas dapat dikatakan cukup banyak, tetapi sangat jarang sekali orang membahas tentang cerdas yang menular.

“Kita sangat jarang atau bahkan dapat dikatakan tidak pernah mendengar ada kecerdasan yang mampu menular ke orang lain. Hal yang paling sering kita dengar adalah penyakit yang menular atau rasa emosional yang dapat menular ke orang lain,” ujar Ermalen Dewita, motivator pemberdayaan diri yang aktif memberikan pelatihan pengembangan diri ini.

Ternyata, dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan, bahwa kepintaran atau kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang bisa ditularkan kepada orang lain. Penelitian ini bukan omong kosong belaka, tetapi dilakukan dengan pengujian terhadap sampel yang didapatkan dari lingkungan akademik. Sampel yang digunakan dalam pengamatan ini, berasal dari para siswa yang berada di wilayah tersebut. Dari hasil penelitian, diperoleh sebuah kejutan yang sungguh spesial. Ternyata, kecerdasan bisa menular atau bisa disebut cerdas yang menular.

Seorang anak memiliki peringkat ke-100 di sekolah kemudian berteman dengan anak yang memiliki peringkat ke-50. Dari pertemanan tersebut, anak dengan peringkat ke-100 mengalami kenaikkan peringkat hingga 10-15 peringkat. Melalui fakta ini, bisa diambil kesimpulan bahwa kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang bisa ditularkan. Memiliki lingkungan yang baik akan mampu membuat orang lain menjadi baik pula. Hal tersebut dibuktikan oleh anak dengan peringkat ke-100 yang mengalami kenaikan peringkat, dikarenakan berteman dengan anak yang lebih pintar.

Dewi, panggilan akrab Ermalen Dewita, mengatakan, “Kualitas diri seseorang dapat dilihat dari lingkungan dan teman-teman yang sering diakrabinya. Semakin tinggi tingkat kecerdasan teman yang diakrabi, akan semakin besar peluang bagi diri kita untuk menjadi lebih pintar. Sebaliknya, bagi mereka yang pintar, tidak akan bertambah bodoh. Karena, tidak ada yang dapat membuktikan, seorang guru akan menjadi bodoh ketika mengajarkan ilmu yang dimiliki kepada muridnya. Malah, guru menjadi lebih pintar karena banyaknya pertanyaan dan masalah yang ditemukan”

Dengan demikian, kita sekarang tahu bahwa cerdas yang menular ada. Mulai sekarang, silakan mencari teman yang pintar atau cerdas agar kita menjadi cerdas pula.

Make Over Yourself with Ermalen Dewita

Ermalen Dewita, atau biasa dipanggil Dewi, adalah seorang Motivator Pemberdayaan Diri. Ia aktif memberikan pelatihan pengembangan diri, baik bagi instansi, perusahaan, maupun untuk umum. Pelatihan ini bertujuan untuk memandu seseorang menggali potensi dirinya menjadi diri yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi yang terbaik dalam setiap bidang kehidupannya. Dalam pelatihan yang mengusung nama Make Over Yourself with Ermalen Dewita ini, setiap peserta akan dipandu untuk menggali Power dari Mind (pikiran), Body (tubuh), dan Soul (jiwa). Ketiganya adalah unsur penting yang tak terpisahkan dalam diri seseorang.

“Pikiran adalah lentera jiwa. Benahilah pikiran untuk menerangi jiwa Anda. Anda dapat memulai dengan mengarahkannya ke arah yang jelas. Dengan demikian, kita dapat membedakan mana pilihan yang sesuai atau tidak dengan kita, sehingga kita dapat menentukan langkah terbaik dalam jalani hidup. Sedangkan jiwa adalah energi dalam diri. Bila diibaratkan kendaraan, jiwa adalah mesin  dan tubuh adalah casing-nya. Seringkali keberadaan jiwa tidak disadari. Dengan menggali kekuatan jiwa atau soul power, kita dapat mengakses kekuatan energi tersebut dan menggunakannya untuk mencapai tujuan yang kita inginkan. Tubuh ibarat istana bagi jiwa dan pikiran, yang perlu dirawat dan dilatih agar dapat berfungsi selaras dalam diri kita,” ujar Dewi.

Melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita, Dewi mengajak para peserta meningkatkan kesadaran diri sebagai ciptaan Tuhan, mengenali potensi terbaik dari dalam diri, menerima keadaan diri dengan segala kekurangan dan kelebihannya, membuat goal setting sesuai passion, meningkatkan power dari dalam diri, memperkuat perasaan syukur, ikhlas dan bahagia. Dalam pelatihan tersebut, Ermalen Dewita  juga memberikan teknik mengakses pikiran bawah sadar dan teknik penyembuhan (healing) sebagai media alternatif untuk mencari pemecahan masalah atau menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, Anda dapat belajar memahami diri sendiri, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Anda akan menyadari bahwa sebenarnya Anda mampu melakukan banyak hal, yang sebelumnya tidak pernah Anda bayangkan. Motivasi dan kepercayaan diri Anda akan tumbuh dan menguat, seiring dengan pemahaman diri yang semakin baik. Inilah yang dimaksud dengan Make Over, yakni sebuah perubahan yang menyeluruh terhadap diri dan pribadi,” ujarnya.

Ermalen Dewita dapat dihubungi melalui emailnya di ermalendewita@gmail.com, fans Page Facebook Ermalen Dewita Full atau melalui twitter @ErmalenDewita. Dewi membuka kesempatan bagi siapa saja yang menginginkan informasi lebih jauh tentang pelatihan Motivasi Diri, atau melakukan perombakan positif terhadap diri melalui pelatihan Make Over Yourself with Ermalen Dewita.
Pin BB : 289875C1 HP : 0811-9626-57 Fans page fb : Ermalen Dewita Full Twitter : @ErmalenDewita

Peran Konsultan Marketing bagi Kesuksesan Sebuah Bisnis

Jika Anda berniat menjadi seorang pebisnis, jadilah seorang pebisnis yang sejati. Itulah yang disarankan oleh konsultan marketing perempuan yang namanya semakin dikenal oleh media massa, yakni Veronica Ratna Ningrum. Menurutnya, menjalankan sebuah bisnis tentunya harus disertai dengan banyak pertimbangan dan perencanaan langkah yang pasti dan tepat. Karena hal ini akan menentukan keberhasilan dari bisnis yang dijalankan.

“Menjalankan bisnis tidak semata-mata hanya seperti pedagang, yang memproduksi produk dan menjualnya kepada konsumen. Dalam banyak hal, produsen atau pebisnis membutuhkan campur tangan seorang konsultan untuk membuat produknya disukai oleh konsumen dan laku di pasaran,” ujar Veronica.

Sosok seorang konsultan marketing memang lebih banyak berada di balik layar, namun perannya sangat penting dalam menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis. Konsultanlah yang mengarahkan pihak produsen untuk melakukan sejumlah langkah yang berkaitan dengan proses produksi barang hingga strategi penjualan. Pada tahap awal produksi barang, konsultan bertindak sebagai pengarah saat menentukan bentuk dan kemasan barang yang diproduksi. Ia akan memberi masukan tentang apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen, tipe konsumen, serta segmen pasar berdasarkan hasil riset dan observasi.

Selanjutnya, pada tahap pemasaran, konsultan akan mendampingi sang produsen atau pemilik bisnis untuk menentukan strategi pemasaran barang. Menentukan strategi pemasaran sangat diperlukan, sebab tanpa itu, produsen akan mengalami hambatan dalam menjual barangnya sekalipun kualitasnya bagus. Konsultan akan mempelajari apa saja celah dan ide yang bisa dimanfaatkan untuk membuat produk tersebut dapat laku keras di pasaran serta tampil sebagai trend. Dan selanjutnya, ia akan merancang strategi pemasaran yang paling tepat.

Seorang konsultan marketing tidak hanya bertindak sebagai pendamping bagi kliennya. Ia juga menjadi sumber ide tentang bagaimana sebuah bisnis harus dijalankan, produk apa yang dapat dikembangkan lebih lanjut, bagaimana memangkas biaya yang tidak perlu, serta bagaimana membuat konsumen merasa lekat dan loyal terhadap sebuah produk. “Banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika seorang pemilik bisnis memanfaatkan jasa Konsultan Marketing. Mereka tidak perlu harus memikirkan segalanya sendiri, karena ada konsultan yang dapat berperan sebagai partner guna mengembangkan bisnisnya,” ujar Veronica.

Sebagai seorang Konsultan Marketing, Veronica menyadari bahwa perannya sangat vital bagi kesuksesan bisnis kliennya. Untuk itu, dia selalu menyediakan waktu untuk memperdalam ilmu dalam hal Marketing dan Bisnis. Baginya, itu penting dilakukan oleh setiap konsultan, karena dunia marketing sangat dinamis dan sarat perubahan. “Tanpa mengasah ilmu, kita akan tertinggal jauh. Dan lagipula, seorang konsultan yang baik tentu akan senantiasa berusaha memberikan yang terbaik pula pada kliennya. Seorang konsultan yang haus ilmu dan selalu berinovasi, adalah asset besar bagi kesuksesan sebuah bisnis,” ujar perempuan muda yang sudah menangani program marketing dari beberapa lembaga perbankan ternama di Indonesia ini.

Siapa Pelanggan Utama Anda?

Memahami karakteristik pelanggan utama adalah salah satu syarat kesuksesan sebuah bisnis. Demikian yang dikatakan oleh Veronica Ratna Ningrum. Veronica adalah seorang WomanMarketer yang telah sukses menangani berbagai program marketing bagi sejumlah lembaga perbankan, baik bank nasional maupun bank asing.
Veronica yang juga CEO dari PT Masterindo Multiguna yang bergerak di bidang konsultan marketing ini, mengatakan lebih lanjut, “Memahami karakteristik pelanggan ini sangat penting, sebab tanpa itu, kita tidak mungkin dapat menentukan strategi marketing dan memberikan layanan terbaik bagi mereka.”
Menurut Veronica, ada sejumlah karakteristik pelanggan utama yang perlu diketahui oleh setiap pelaku bisnis, yakni:
  • Informasi dasar tentang pelanggan: siapa mereka, kisaran usia, kisaran penghasilan, lokasi tempat tinggal, atau lokasi bisnisnya. Milikilah database pelanggan yang tersistem dengan rapi, yang berisi semua informasi dasar tersebut beserta alamat kontak mereka. Kontak mereka dibutuhkan untuk tetap dapat berinteraksi dengan baik dan memberikan informasi terkini tentang sesuatu yang baru dari perusahaan Anda.
  • Bidang atau bisnis yang mereka jalankan, termasuk siapa saja klien mereka, dan bagaimana mereka menjalankan bisnis tersebut. Dengan demikian, Anda akan tahu layanan jasa atau produk seperti apa yang tepat bagi mereka.
  • Hal-hal yang mereka sukai. Masing-masing pelanggan memiliki kesukaan atau hobi yang unik. Jika kita memahami apa yang mereka sukai, akan mudah untuk merancang program rewards atau program marketing lainnya guna membentuk loyalitas pelanggan.
  • Problem yang mereka hadapi. Setiap pebisnis, termasuk kita, tidak semata-mata menawarkan sebuah produk atau jasa kepada konsumen. Namun kita juga menawarkan solusi bagi problem yang dihadapi pelanggan. Dengan memahami problem mereka, kita dapat merancang program maupun produk yang lebih tepat.
Bagi Veronica, memahami siapa pelanggan utama bisnisnya, adalah bagian yang tak terpisahkan dari prinsip menjadikan konsumen sebagai raja. Lulusan Universitas Kristen Indonesia (UKI) jurusan Manajemen yang meneruskan ilmu hingga ke Illinois-AS ini, senantiasa menekankan perlunya memperhatikan kebutuhan konsumen dan memberikan layanan terbaik. “Sebab sukses tidaknya sebuah bisnis, sangat tergantung dari cara kita menghadapi konsumen,” ujarnya.

Friday, April 26, 2013

Hidup Semakin Mudah Berkat Teknologi Digital

Pernahkah Anda membayangkan hidup di zaman dulu, kembali lagi ke beberapa puluh tahun silam? Segala sesuatu saat itu serba manual. Dan kalaupun ada sarana digital, penggunaannya boleh dikata belum sedahsyat sekarang. Sekitar tahun 1980 hingga 1990-an, teknologi digital yang digunakan di Indonesia mungkin masih terbatas pada kalkulator, radio, televisi, dan komputer dengan pengguna yang sangat terbatas. Namun kini, penggunaannya semakin pesat, seiring dengan semakin meningkatnya laju perkembangan teknologi tersebut.

Razi Thalib, pendiri agensi digital bernama Bridges & Balloons Digital Agency (BBDA), mengatakan bahwa nyaris tidak ada satu pun aspek kehidupan yang tidak tersentuh oleh sarana digital. “Mulai dari urusan kantor, rekreasi, kehidupan sosial, keluarga, pendidikan, bisnis, keuangan… apapun. Semuanya tak lepas dari penggunaan teknologi digital,” ujarnya.

Pria yang baru saja meluncurkan situs pencarian pasangan hidup Setipe.Com ini mengatakan, bahwa sebenarnya teknologi digital tercipta untuk mempermudah segala urusan dalam hidup manusia. “Bayangkan jika tidak ada kamera digital, misalnya. Tentu sampai sekarang kita masih terus disibukkan dengan urusan cuci-cetak film di kamar gelap, lalu mengirim foto cetak melalui jasa pos yang makan waktu. Dengan teknologi digital, semua tahapan rumit itu dibuat menjadi mudah. Bahkan urusan editing foto sekalipun, bisa dilakukan secara digital. Kita bisa menghemat waktu dan menggunakannya untuk kegiatan produktif lainnya.”

Kenyamanan yang ditawarkan oleh teknologi digital, kini semakin mudah didapatkan berkat harganya yang kian hari kian terjangkau. Komputer bukan lagi barang yang terlalu mewah. Demikian pula cellphone, internet, televisi, sekarang bisa dibeli dengan mudah. Setiap orang bisa membuat akun jejaring sosial kapan saja.

Kemudahan tersebut juga berimbas pada semakin terbukanya kesempatan untuk menggunakan media digital secara kreatif. “Kita bisa menciptakan ruang untuk saling berkomunikasi dengan lebih leluasa, lebih cepat, dan lebih berarti. Kita juga bisa menggunakannya untuk meningkatkan volume penjualan, merespon permintaan konsumen dengan lebih baik, dan juga untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Pendek kata, semakin masyarakat paham bagaimana memanfaatkan teknologi digital dengan cara yang tepat, maka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup semakin besar,” kata Razi.

Penyembuhan dengan Meditasi

Penyembuhan dengan meditasi, apakah mungkin? Kita barangkali penasaran dengan manfaat meditasi yang satu ini. Banyak orang memang belum tahu, bahwa meditasi dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Akar dari berbagai penyakit sebenarnya banyak berada di dalam kesadaran atau pikiran. Dengan memperhatikan pikiran dan membersihkannya dari setiap gangguan, maka proses penyembuhan penyakit dapat berlangsung lebih cepat. Demikian yang dijelaskan oleh Adjie Silarus, Meditator yang mendalami meditasi sebagai media terapi penyembuhan.
Dalam konsep meditasi bagi penyembuhan, penyakit itu sendiri dapat berkembang dari:
  • pelanggaran hukum alam, seperti makan berlebihan;
  • terjadi karena alam, seperti pilek atau epidemi;
  • terjadi karena karma.
Kesehatan dan penyakit adalah bagian dari alam, dan alam sebenarnya sudah menyediakan obat untuk mengatasi berbagai penyakit. Sehat tidaknya diri kita tergantung dari cara kita menyikapi hukum keseimbangan alam. Dengan berlatih meditasi, seseorang akan dituntun untuk menyelaraskan dirinya kembali dengan alam. Keselarasan tersebut akan membawa dampak positif pada tubuh, otak, dan sistem saraf. Stres, kekhawatiran, kecemasan pun akan berkurang, dan penyakit akan sembuh secara berangsur.

“Anda tidak perlu khawatir tentang kesehatan dan penyakit. Apabila Anda khawatir tentang penyakit, Anda memberikan lebih banyak kekuatan untuk penyakit tersebut. Anda adalah bentuk kombinasi dari kesehatan dan penyakit. Ketika Anda memiliki pikiran positif, Anda pun tidak akan sakit,” urai Adjie lebih lanjut.

Jika Anda sakit, yang pertama kali harus dilakukan adalah menyembuhkan pikiran Anda. Sembuhkanlah pikiran melalui meditasi. Latihan meditasi ini membantu otak untuk rileks dan melepaskan diri dari beban pikiran yang terlalu berat. Dengan begitu, Anda bisa kembali berpikir jernih dan berkonsentrasi untuk lekas sembuh dari penyakit. Anda pun akan kembali memiliki pikiran positif dan optimis. Adjie Silarus juga mengatakan bahwa selain membawa perubahan pada pola pikir, meditasi juga dapat digunakan untuk memurnikan lingkungan sekitar Anda. Meditasi dapat mengubah agresi dan kekerasan menjadi kasih sayang, cinta, dan perhatian.
Sebagai contoh, perhatikan bagaimana perasaan Anda ketika memasuki ruangan di mana ada seseorang yang sedang benar-benar marah? Tentu sedikit banyak Anda turut merasakan hal yang sama, yaitu marah. Demikian pula ketika terjadi keharmonisan atau kebahagiaan, Anda pun akan merasakannya. Sebab, apa yang kita rasakan tidak terisolasi dalam tubuh kita saja, namun bisa mempengaruhi orang lain.

“Jika Anda merasa tidak bahagia, stres, atau sakit, bukan hanya Anda sendiri yang merasakannya, namun Anda juga menyebarkan hawanya kepada orang-orang di sekitar Anda. Oleh karena itu, meditasi sangat tepat digunakan sebagai media untuk menjernihkan pikiran dan penyembuhan diri, agar kita dapat kembali memberikan aura positif pada sekitar,” ujar Adjie.

Personal Branding Agency, Indscript Creative Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Sunday, April 21, 2013

Tingkatkan Power dari Dalam Diri

Sebagian besar orang akan setuju dengan pendapat perempuan cantik inspiratif bernama Ermalen Dewita ini, bahwa kita hidup di era yang berkelimpahan pilihan yang membutuhkan akselerasi perasaan. Seakan waktu sangat cepat berlalu, sehingga waktu 24 jam sehari terasa kurang sementara banyak hal yang perlu dilakukan. Kondisi tersebut, tanpa sadar dapat menghadirkan tekanan perasaan, pikiran dan fisik. Kita dihadapkan dalam kehidupan yang begitu banyak tantangan demi tantangan. Agar tidak terjebak dalam jaringan ketakutan dan sikap putus asa, dan keseimbangan diri dalam menghadapi hidup tetap terjaga, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan power dari dalam diri.

Ketika sakit, kita begitu mudah menjadi marah kepada tubuh kita. Padahal tubuh bertindak sebagai utusan untuk menyampaikan pesan hidup yang perlu kita perhatikan. Dengan cara ini, tubuh bertindak bagaikan seorang guru yang mengedukasi kita sebagai pemilik tubuh. Kita hanya perlu memasuki bahasa “bodymind” untuk memahami dan mengerti isi dari pesan tersebut.
Penyakit terkadang dapat membuat orang berhenti melakukan apa yang sedang mereka lakukan, untuk beristirahat dalam waktu yang panjang. Lalu mereka merenung dan memikirkan cara bagaimana mereka dapat menjalani hidup tanpa stres.

Kebutuhan pribadi seperti beristirahat diutamakan ketika sakit. Dalam kondisi tersebut, pergeseran perspektif tentang kesehatan, terkadang dihasilkan dalam periode istirahat. Dalam periode ini, ditingkatkan power dalam diri kita untuk menjadi sehat dan dapat beraktivitas seperti biasa. Menurut Dewi, panggilan sosok cantik yang menulis buku Magnet Cinta ini, ekspresi semangat yang yang ada dalam setiap langkah adalah sebagai tanda syukur atas kesehatan yang diberikan Tuhan pada kita sebagai manusia.

Bayangkan diri Anda pada tingkat yang terbaik. Visualisasikan diri Anda yang dipenuhi power pribadi. Power pribadi adalah kemampuan untuk memimpin diri secara bebas. Power pribadi juga merupakan kemampuan bawaan untuk menjadi diri sejati dan menggunakan kemampuan unik Anda dengan membawa sukacita dan penguasaan hidup.

Power adalah unsur penting dari kehidupan. Hadir pada setiap tindakan dan transaksi manusia. Selain itu, power adalah kemampuan kita untuk membuat apa yang kita inginkan terjadi. Biasanya, kehadirannya tak terucapkan karena terdapat kekuatan tersembunyi dalam diri manusia. Dengan menggunakannya, dapat menaikkan manusia ke “tempat tinggi” dan menjadi lebih baik. Amati diri sendiri dan kenali hal-hal yang dikuasai. Kenali kemampuan dan bakat yang diperoleh dari pengalaman. Berilah perhatian lebih pada power ini, carilah cara untuk mengolah dan memeliharanya. Tingkatkan power dari dalam diri untuk menjadikan hidup yang lebih baik.

Perlukah Seorang Konsultan Marketing?

Dunia marketing adalah wilayah dinamis yang sangat membutuhkan banyak pemikiran dan strategi. Marketing juga menjadi ujung tombak bagi bergulirnya arus keuangan. Sebuah produk yang berkualitas, tidak akan dapat menjadi uang jika tidak dipasarkan. Untuk itu marketing menjadi laksana napas bagi sebuah usaha. Untuk menghasilkan strategi market yang jitu, terkadang tidak mudah. Lalu perlukah seorang konsultan marketing?

Sebagaimana telah disebutkan di atas, untuk menciptakan taktik dan teknik di dalam berdagang butuh ide-ide segar dan dinamis. Terkadang seorang pengusaha pandai menciptakan produk yang berkualitas namun kebingungan ketika harus menjual ataupun mendistribusikan produk. Jangan dikira perusahaan yang sudah maju dan mapan tidak perlu lagi seorang konsultan marketing. Fungsi konsultan di sini bukan hanya sekadar memberikan arahan dan masukan mengenai cara memasarkan produk, melainkan dapat membantu merumuskan sebuah solusi masalah, membuat eksekusi cara bertindak, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya konsultan marketing, maka perusahaan dapat terbantu secara pemikiran. Tidak jarang pelaku usaha terjebak dalam hal teknis di lapangan. Padahal strategi yang andal dibutuhkan guna dapat membuat produknya laris manis. Ketika berpikir mengenai kondisi kas perusahaan, kembali seorang pebisnis bertanya, perlukah seorang konsultan marketing? Tentu saja sangat perlu. Sejumlah kecil dana yang dikeluarkan untuk konsultasi, tentu tidak sebanding nilainya dengan omzet yang kemudian berhasil diraup setelah adanya konsultasi mengenai marketing ini. Jadi jika untuk konsultasi dkeluarkan 1 rupiah, hasil yang dicapai dapat lebih dari 100 %. Jadi, apa ruginya?

Jasa konsultan marketing sudah cukup banyak ditawarkan. Namun perlu dipilih konsultan yang paling tepat bagi usaha kita. Sistem konseling yang unik menjadi salah satu alternatif di dalam memilih konsultan. Veronica Ratna Ningrum, konsultan marketing yang banyak berkecimpung di dunia bisnis kuliner, memberikan cara yang unik namun strategis kepada kliennya. Veronica tidak sekadar memberikan konsep, melainkan juga membantu klien membuat sebuah solusi sekaligus melakukan eksekusi. Untuk itu Veronica banyak dipilih oleh para pelaku usaha sebagai konsultan mereka. Perempuan inspiratif ini memang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam urusan strategi marketing dalam berbagai usaha. Masukan yang diberikan berdasarkan pengalamannya sangat bernilai emas bagi para pelaku usaha.
Jadi, masihkah Anda bertanya, perlukah seorang konsultan marketing?

Panduan Meditasi dari Adjie Silarus

Adjie Silarus, seorang pria yang masih muda, adalah lulusan Universitas Gajah Mada Fakultas Psikologi. Pria smart ini telah lulus mengikuti latihan meditasi kesehatan dengan menyelesaikan OMM 365, yaitu 1 tahun penuh mempelajari tentang One Moment Meditation, menguasai dan memahami tentang Meditative Mind serta Mindfulness. Dari pengetahuan meditasinya tersebut dapat dirangkum menjadi Panduan Meditasi dari Adjie Silarus untuk dijadikan panduan bagi orang lain yang membutuhkan.

Apa, sih, meditasi itu? Yang ada dalam pikiran Anda pastilah sesuatu yang tidak jauh dari posisi duduk seperti bersila, diam dalam keheningan. Sedangkan menurut kamus, meditasi adalah latihan untuk berkonsentrasi dan fokus pada suara, objek, visualisasi, napas, gerakan, atau perhatian sendiri dalam rangka meningkatkan kesadaran atas saat ini, mengurangi stres, meningkatkan relaksasi, serta meningkatkan pertumbuhan pribadi dan spiritual.

Berikut ini akan sedikit dipaparkan mengenai Panduan Meditasi dari Adjie Silarus :
  1. Sejenak hening, dapat dilakukan untuk memberantas stres dan meredam kemarahan. Dengan posisi duduk di kursi seperti biasa, posisi kaki menyentuh lantai, kedua tangan di atas lutut, duduk tegak dan punggung tidak bersandar. Pasang timer 1 menit, pejamkan mata dan fokus pada napas. Sejenak hening pun dapat dilakukan sembari duduk di lantai. Jika dengan duduk di lantai, ambillah posisi bersila senyaman mungkin. Sejenak hening merupakan meditasi paling sederhana dan sangat mudah dilakukan. Teknik ini dapat dilakukan di manapun dan hanya 1 menit per hari.
  2. Teknik bernapas. Pada teknik ini, kita berkonsentrasi untuk menyadari saat menghirup dan menghembuskan napas. Saat menghirup napas, katakanlah pada diri sendiri, “Menghirup napas, saya tahu saya sedang menghirup napas”. Dan saat napas dihembuskan, katakanlah, “Menghembuskan napas, saya tahu saya sedang menghembuskan napas”. Ketika latihan, tidak perlu mengatakan semua kalimat tersebut melainkan menyingkatnya dengan mengatakan “masuk” saat menghirup napas dan “keluar” saat menghembuskan napas. Lakukanlah minimal 1 menit agar dapat merasakan keutuhan dalam diri kita.
  3. Harmonisasi pikiran. Dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : berdiam diri, konsentrasi, memotivasi diri, tekun dan sabar, serta mengolah kebahagiaan yang ada dalam diri.
Semoga Panduan Meditasi dari Adjie Silarus yang dituliskan di atas dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukan informasi tentang meditasi.

Personal Branding Agency, Indscript Creative Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Saturday, April 13, 2013

Ermalen Dewita, Motivator Pemberdayaan Diri di Indonesia



“Kekuatan terbesar ada dalam dirimu, karena Tuhan telah menganugrahkan dirimu potensi yang luar biasa. Hanya perlu cara untuk menggalinya, lalu lihat lah… kesuksesan akan mengejarmu.” (Ermalen Dewita, Motivator Pemberdayaan Diri)


Jika Anda membuka http://e-dewita.blogspot.com, akan Anda temukan sepenggal kalimat di atas dan percayalah, kalimat tersebut memiliki keajaiban tersendiri bagi siapa pun yang membacanya.


Pada suatu kegiatan kopdar ibu-ibu pebisnis, saya menangkap satu sosok cantik dengan tampilan yang modis. Dalam kesempatan beristirahat, kami pun berkenalan dan berbincang. Ternyata, beliau sangat piawai memperkenalkan dirinya dengan baik. Hmm, pantas rasanya jika label public speaking melekat padanya. Ya, perempuan inspiratif itu adalah Ermalen Dewita, penulis buku Magnet Cinta yang menurut Ary Ginanjar Agustian, Founder ESQ, merupakan buku yang membuat pembacanya memiliki keberlimpahan cinta. Bukan cinta fisikal atau emosional, tetapi cinta spiritual yang mengajak siapa pun mendekat pada sumber dan pemilik cinta sejati. Beliau juga merupakan perempuan yang asyik dalam mengemukakan pemikirannya.


Kegiatan Ermalen Dewita yang akrab dipanggil Dewi ini adalah penulis yang juga menggeluti Bidang Pendidikan Spesialisasi Pemberdayaan Diri. Beliau sebagai pendidik, konseptor, dan Pembina Pendidikan Berbasis Karakter Cerdas.


Perempuan yang multitalented ini selain cerdas mengelola bisnis bersama sang suami, juga sering didaulat menjadi narasumber berbagai kegiatan yang terkait dengan parenting. Rutin menjadi narasumber di beberapa radio serta mendapatkan liputan TV membuat Dewi makin yakin dengan langkah yang ingin dia tuju. Sejak tahun 2007, Dewi sudah mulai membangun kemampuannya di bidang pengembangan diri yang berbasis NLP, namun semakin serius sejak tahun 2010. Dan tahun 2013 ini beliau ingin semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai motivator di bidang pemberdayaan diri berbasis NLP.


Motivator yang memiliki banyak mimpi ini, bukan saja asyik diajak berdiskusi tapi juga lincah berbagi konsep ide. Memiliki target menjadi trainer di tingkat internasional adalah targetnya pada 10 tahun mendatang. Hal tersebut sangatlah mungkin dan bukan sesuatu yang sulit karena Dewi memiliki begitu banyak fans yang bertebaran di Indonesia. Selain like fanspage-nya sudah mencapai hampir 10.000 orang, Dewi punya kekuatan jaringan yang baik dengan lintas komunitas serta berbagai institusi pemerintah dan nonpemerintah.


Dewi yang powerfull menyatakan bahwa setiap langkah dalam hidup sebagai ekspresi rasa syukurnya kepada Tuhan. Ekspresi sebagai tanda cinta. Sebuah semangat hidup yang dilandasi dengan nilai-nilai spiritual. Semangat hidupnya yang menggebu-gebu menjadi dasar pada awal target dan impiannya. Tidak lupa kecerdasan emosi diri juga berpengaruh pada setiap langkahnya. Menurutnya, semua yang dilakukan dengan emosi yang kuat, baik atau buruk, akan membentuk pribadi. Kekuatan emosi berpengaruh kuat dalam membangun jati diri kita. Yes, she is a great woman!


Ketika kau mampu mengelola dirimu, kau akan mampu mengelola dunia di luar dirimu. Kunci sukses ada pada dirimu sendiri. (Ermalen Dewita, Motivator Pemberdayaan Diri)


Dunia Digital Razi Thalib



Setengah delapan pagi saya sudah berada disini, meski masih terlalu pagi, namun suasana kedai Starbuck sudah cukup ramai.  Saya menunggu seseorang sembari menikmati aktivitas menulis.  Kurang lebih jam sembilan, pandangan saya terpaku pada satu sosok pria yang berjalan memasuki pintu Starbuck.  Saya memastikan bahwa dia adalah Razi Thalib yang sudah saya tunggu kedatangannya.  Pria tersebut membalas senyum saya dengan ramah dan berjalan mendekati tempat saya duduk.


Tak lama kemudian, pria muda ini berkisah tentang dirinya yang baru tiga tahun tinggal di Indonesia, sebelumnya dia telah sukses berkarir di luar negeri.  Banyak pengalamannya dalam bidang Digital Engagement yang dia cintai yang dia bagi.  Razi Thalib adalah seorang konsultan dan pengusaha, dengan pengalaman tujuh tahun di industri media digital di Australia, khususnya untuk bidang Manajemen Produk, Strategi, dan Pemasaran. Razi memutuskan untuk kembali ke Indonesia, karena merasa negara tempatnya dilahirkan memiliki peluang besar untuk berkembang.


“Bidang Media Digital memiliki prospek sangat bagus di sini, dan saya ingin berbagi lebih banyak tentang pentingnya pemahaman media digital untuk membangun sebuah bisnis dalam jangka panjang,” ujarnya.  Pendiri dan pemilik Bridges and Balloons, sebuah agensi media digital di Jakarta, menyediakan sarana pendukung penuh, terutama bagi para pebisnis pemula. Dengan ditopang oleh sumber daya yang handal, agensi media digital ini membantu para pemilik bisnis untuk bisa mengembangkan bisnisnya secara positif melalui penggunaan teknologi digital.


Pilihannya untuk menjadi entrepreneur – bagi Razi sendiri – diawali oleh keinginannya untuk intens dan fokus pada dunia digital.  Setelah sukses membangun sistem media digital bagi Zalora Indonesia dan meningkatkan pertumbuhannya hingga 40% dalam waktu setahun, Razi mulai menoleh pada peluang untuk mengembangkan proyek-proyek yang menarik perhatiannya. “Saya ingin mengerjakan proyek-proyek yang saya senangi, dan mengembangkan sistem digitalnya agar bisa berkembang terus dalam jangka panjang,” ujarnya.


Sejumlah proyek yang sukses dia tangani antara lain adalah proyek pembuatan media digital bagi “Gerakan Indonesia Mengajar”. GIM adalah program untuk mengisi kebutuhan dalam dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di pelosok yang tak terjangkau fasilitas sekolah dan guru yang memadai. Dengan dukungan sarana digital yang diciptakan oleh Razi, program ini semakin sukses dalam mengembangkan misinya untuk menyediakan materi pendidikan dan tenaga pengajar berkualitas tinggi bagi anak Indonesia.


Salah satu kiat Razi dalam mengembangkan sebuah bisnis melalui dukungan perangkat sistem digital, adalah dengan menggunakan konten yang rinci, namun sekaligus mudah dicerna dan menyenangkan. Konten yang disukai pelanggan, menurut Razi, adalah yang mampu menyajikan hal serius menjadi ringan dan menarik tanpa kehilangan esensinya. “Kalau kontennya fun, para pelanggan dengan senang hati akan share, twit, klik “Like”, join, komen, dan sebagainya. Termasuk tentu saja membeli produk dengan wajah penuh senyuman. Oh ya, saya juga sekarang sedang mengembangkan www.setipe.com, bagi Anda yang sedang mencari jodoh, bisa mengakses situs ini,” tutur Razi Thalib di akhir percakapan.